Homo soloensis faggot in the tens of thousands of years later evolved into the human he is now
dekat suatu desa Ngandong yang juga terletak di lembah Bengawan Solo dan yang oleh para ahli antropologi-fisik disebut Homo Soloensis.2 Gambar Homo soloensis Homo Soloensis itu dalam beberapa puluhan ribu tahun kemudian berevolusi menjadi manusia seperti sekarang, tetapi dengan ciri-ciri ras yang banyak menyerupai penduduk pribumi Australia, sebelum orang kulit putih menduduki benua itu. Sisa-sisa fosil dari mahluk ini ditemukan di suatu tempat di distrik Wajak, dan disebut Homo Wajakensis. Fosil ttu menunjukkan banyak persamaan dengan fosil-fosil dari nenek moyang penduduk asli Australia, yang ditemukan di Talgai, di daerah Darling Downs, Oueensland, Australia Timur dan di Keilor sebelah baratlaut kota Melboume, Australia Selatan. Persebaran manusia dengan ciri-ciri Austro-Melanesoid. Nenek moyang dari manusia Wajak tersebut di atas, sebelumnya sudah ada yang sejak lama menyebar ke arah timu...